Yang Tak Bisa Kembali
27/02/25
Aku mencintaimu
dengan cara yang paling sunyi
menyimpan namamu
di sela-sela doa yang tak lagi kau dengar.
Kau telah pergi
seperti senja yang jatuh terlalu cepat,
meninggalkan langitku
setengah terang, setengah kehilangan.
Rindu ini tak pernah belajar pulang,
ia duduk di bangku kenangan
mengulang tawamu,
seakan waktu bisa diputar
oleh air mata yang sabar menetes.
Andai cinta cukup untuk memanggilmu kembali,
aku sudah melakukannya ribuan kali.
Tapi dunia tak menukar takdir
dengan sepasang tangan yang menunggu.
Kini aku hanya lelaki
yang mencintaimu dari jarak yang abadi
menjaga sisa hangatmu
di hati yang tahu
kau takkan pernah bisa kumiliki lagi.
Komentar
Posting Komentar