Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Arah Yang Berbeda

 09/03/26 Aku jatuh hati pada seseorang yang langkahnya terasa begitu dekat, namun tak pernah benar-benar bisa kugapai. Di antara kita ada jarak yang tak terlihat umur yang berbeda musim, dan sifat yang seperti siang dan malam. Aku tenang seperti senja yang diam, kau riuh seperti pagi yang penuh cahaya. Aku memikirkan segalanya terlalu lama, kau menjalani hidup seolah semuanya sederhana. Seratus delapan puluh derajat kita berdiri, dua arah yang saling berlawanan. Namun anehnya, hatiku tetap memilih arahmu. Kadang aku bertanya pada waktu, mengapa rasa ini tumbuh pada tempat yang begitu sulit? Karena mencintaimu seperti mencoba menyatukan langit dan laut indah untuk dipandang, namun selalu terpisah oleh garis yang tak bisa kulewati. Aku tidak membencinya, perbedaan itu. Aku hanya belajar menerima bahwa kadang cinta datang bukan untuk dimiliki, melainkan untuk diam-diam dijaga di dalam hati. 

Yang Tak Bisa Kembali #2

 02/03/26 Ia masih menunggu di bangku yang sama, tempat senyummu dulu jatuh seperti senja. Waktu telah mengganti musim berkali-kali, namun harapnya tak pernah ikut pergi. Ia sudah mencoba menempuh ribuan cara, menyusun ulang kisah, memohon pada semesta, menjadi lebih baik dari dirinya yang lama berharap kau kembali membaca hatinya. Namun kau seperti rumah yang pindah alamat, tak ada jalan pulang, tak ada jejak . Seberapa keras ia mengetuk kenangan, yang terbuka hanya ruang kosong bernama kehilangan. Yang tersulit bukanlah kau yang menjauh, tapi kenangan yang menetap setiap waktu: cara kau menyeduh pagi dengan tawa kecil, atau sore yang kita habiskan tanpa alasan berarti. Kini setiap rutinitas adalah hantu, muncul di tempat yang dulu kalian tuju. Ia ingin lupa, tapi dunia terlalu setia mengulang wajahmu di segala suasana . Dan pada akhirnya ia mengerti juga: tak semua cinta kalah karena tak cukup usaha. Ada yang gugur bukan karena berhenti mencoba, tapi karena takdir tak menyediaka...